Cari Info

Rabu, 08 Agustus 2012


Miliki Mobil Pilihan Sesuai Pendapatan


ACC NEWS - Anda ingin membeli mobil? Sebelum memutuskan ada baiknya Anda simak artikel berikut yang membeberkan faktor-faktor lain yang harus Anda perhitungkan saat memutuskan untuk "memelihara" sebuah mobil kesayangan.
Membeli mobil tak hanya sebatas membayar harga mobil itu saja, tapi aspek-aspek lain juga harus diperhitungkan. Aspek lain tersebut berupa perawatan kendaraan yang seharusnya, jenis bahan bakar yang sesuai dan pajak tahunan. Kami akan mencoba mengulas pemilihan mobil bekas untuk Anda yang mempunyai pendapatan Rp 10 juta per bulan.
Menurut beberapa praktisi bisnis dan keuangan, pendapatan bulanan harus diatur sedemikian rupa agar Anda bisa hidup nyaman, tanpa banyak beban. Sekaligus juga memastikan bahwa masa depan Anda, pasangan, dan anak akan terlindungi. Lalu, bagaimana sebaiknya persentase gaji bulanan Anda dibagi? Persentase yang harus ditabung atau saving ratio berkisar antara 10-50 persen.
Cara mengatur gaji untuk pembagian persentasi, berikut pembagiannya :
1. 15% tabungan (tidak boleh diutak-atik kecuali darurat, anggap saja uang hilang).
2. 10% asuransi.
3. 60% untuk kebutuhan sehari-hari (makan, kebutuhan harian, tagih­an, cicilan, bayaran sekolah dan segala kebutuhan konsumsi lainnya).
4. 5% rekreasi.
5. 10% dana cadangan.
Kalau dilihat dari pembagian tersebut, maka biaya perawatan mobil masuk kebutuhan sehari hari dengan persentase 60 persen. Tapi ingat 60 persen itu adalah untuk seluruh biaya kebutuhan sehari hari. Jika gaji Anda Rp 10 juta, maka 60 persennya adalah Rp 6 juta rupiah. Dari Rp 6 juta, anggaplah hanya 10 persen yang bisa dikeluarkan untuk biaya perawatan kendaraan. Yaitu sekitar Rp 600 ribu per bulan atau dalam 1 tahun adalah Rp 7,2 juta.
Berikut pengeluaran yang dibutuhkan untuk mobil antara lain adalah :
BIAYA PERAWATAN
Perawatan mobil sangatlah penting, pastikan Anda mampu merawat mobil yang sudah dipilih dengan benar. Jika memang ada komponen yang sudah harus diganti, maka gantilah dengan suku cadang yang asli dan jangan diakali agar mobil Anda tetap selalu dalam kondisi prima. Salah satu perawatan rutin yang dilakukan adalah servis pergantian oli, filter, dan beberapa komponen mobil yang sudah aus.
Jika mobil sudah melaju setiap 8 - 10 ribu km, umumnya yang harus diganti adalah oli mesin, oli garden dan filter oli. Biayanya tergantung dari spesifikasi mobil. Untuk beberapa suku cadang fast moving, biasanya yang diganti adalah suspensi dan sistem pengereman berupa piringan rem dan kanvas rem.
Biayanya sekitar Rp 5 juta tergantung berapa banyak komponen yang diganti berdasarkan varian dan tahun kendaraannya. Karena tiap kendaraan berbeda beda harga suku cadangnya.
Jadi untuk mobil yang mempunyai mesin 4 silinder, kira-kira biaya yang harus dikeluarkan dalam 1 tahun adalah sekitar Rp 1,6 juta untuk servis. Sementara mobil yang mempunyai mesin 6 silinder akan memerlukan oli mesin sebanyak 6 liter. Sehingga biaya yang dikeluarkan lebih besar karena harus membeli 2 liter oli lagi. Pastikanlah Anda memilih kapasitas mesin sesuai dengan kemampuan Anda.
BAHAN BAKAR YANG DIKONSUMSI
Bahan bakar yang dikonsumsi harus sesuai dengan spesifikasi mobil Anda. Bahan bakar yang sesuai untuk mobil tahun 2000 ke atas adalah bahan bakar yang mempunyai oktan minimal 92. Harga satu liter bahan bakar dengan oktan 92 saat ini adalah Rp 9.950 – 10.200 tergantung merek bahan bakarnya.
Pastikan Anda memilih mobil dengan kapasitas mobil dan konsumsi bahan bakar yang Anda mampu. Banyak orang yang memaksakan dengan membeli mobil dengan kapasitas mesin yang besar, namun tidak mampu mengeluarkan biaya untuk membeli bahan bakar yang sesuai. Sehingga mobil diisi oleh bahan bakar dengan oktan dibawah 92 yang pada jangka panjang akan merusak mesin mobil.
Sebagai contoh, sebuah mobil BMW E46 318i produksi tahun 2004 dengan kapasitas mesin 2.000 cc, menkonsumsi bahan bakar sekitar 1 liter/l8 km. Untuk rute Bintaro – Senayan dalam keadaan jalan mayoritas macet, biaya yang dikeluarkan untuk satu bulan adalah sekitar Rp 2 juta.”
Sementara sebuah mobil Suzuki Karimun Estilo produksi tahun 2012 dengan kapasitas mesin 1.000 cc. Konsumsi bahan bakar yang didapat sekitar 1:12, dan dengan rute sehari–hari Cipete Jakarta Selatan–Depok dengan keadaan mayoritas macet, Biaya yang harus dikeluarkan dalam satu bulan adalah sekitar Rp 800 ribu. Dapat kita lihat perbedaan biaya yang lebih dari setengah antara Suzuki Karimun dengan BMW 318i.
PAJAK PER TAHUN
Pajak kendaraan adalah pengeluaran wajib tiap tahunnya bagi Anda yang memiliki mobil. Namun terkadang ada yang suka terlambat membayar pajak mobil karena berbagai alasan, salah satunya adalah masalah dana. Sesuaikanlah pendapatan Anda dengan pajak kendaraan yang harus dibayar.
Pajak kendaraan beraneka ragam dilihat berdasarkan kapasitas mesin masing – masing mobil, tahun pembuatan, dan seberapa mewah mobilnya. Semakin besar kapasitas mesin, baru dan mewah mobil, maka semakin mahal juga Anda membayar pajak.
Pastikan pilihlah mobil sesuai dengan kemampuan membayar pajak. Sebagai contoh, sebuah Toyota Avanza G VVTi tahun 2006 dengan kapasitas mesin 1.500 cc adalah Rp 1.343.000. Sementara sebuah Nissan X-Trail tahun 2009 dengan kapasitas mesin 2.000 cc adalah Rp 3.900.000. Terdapat selisih lebih dari 3 kalinya dengan perbedaan mesin dan tahun antara Toyota avanza dan Nissan X-Trail.
KESIMPULAN
Berdasarkan analisa diatas, maka disarankan bagi Anda yang memiliki pendapatan Rp 10 juta/bulan, untuk menggunakan mobil yang biaya perawatan, biaya konsumsi bahan bakar, dan biaya pajak kendaraannya tidak lebih dari Rp 7,2 juta per tahun. (accnews/disadur dari autobildindonesia/image: istimewa)


"Anda ingin memiliki mobil idaman dengan cara kredit?  Astra Credit Companies (ACC) memberikan solusi terbaik dalam hal kredit mobil, pickup, truk dan alat berat. Segera Hubungi  ACC di (021) 7669000, dan miliki kendaraan idaman Anda sekarang juga!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar